Pakar Nutrisi Peringatakan Bahaya Dari Puasa Kering

Puasa kering saat ini menjadi tren baru yang sedang populer di kalangan para influencer. Namun tren yang dipercaya dapat mendetox racun didalam tubuh serta membantu diet ini disebut berbahaya oleh ahli gizi.

Sebelumnya, anda perlu mengetahui pengertian dari puasa kering. Puasa kering ini adalah puasa minum air mineral. Jadi orang yang menjalani puasa kering ini memperoleh cairan dari makanan seperti buah dan sayur segar.

“Walaupun ada beberapa variasi, puasa kering pada dasarnya tidak minum sama sekali. Anda hanya dapat air dari makanan, terutama buah dan sayur segar,” kata Jackie Newgent, RDN, seorang ahli gizi kuliner.

Salah satu influencer yang berasal dari Austria, Sophie Prana membagikan video diet puasa keringnya. Ia menggambarkan praktek ini sebagai pilihan yang terbaik.

Walaupun faktanya buah dan sayuran adalah makanan yang kaya dengan air dan dapat membantu menghidrasi tubuh, nyatanya tetap akan sulit untuk mendapatkan semua cairan yang kita butuhkan dalam satu hari. Hal tersebut dijelaskan oleh editor nutrisi kontriusi kesehatan, Cynthia Sass, RD.

Pakar Nutrisi Peringatakan Bahaya Dari Puasa Kering

Menurut Akademi Ilmu Kedokteran Teknik Nasional, wanita di atas usia 19 membutuhkan total 2,7 liter cairan per hari yaitu sekitar 11 gelar air sedangkan pria membutuhkan sekitar 3,7 liter atau sekitar 15 gelas. “Sekitar 20 persen dari cairan kami biasanya berasal dari makanan tetapi itu masih menyisakan 8-12 gelas jika berdasarkan pada yang wajib yang dikonsumsi, belum termasuk kebutuhkan tambahan yang disebabkan oleh aktivitas olahraga dan sehari-hari,” jelasnya.

Menurut Sass, tubuh menggunakan air sebagai pendukung pencernaan dan sirkulasi yang sehat, membantu mengatur suhu tubuh, mendukung fungsi organ, melumasi sendi dan melindungi organ dan jaringan didalam tubuh. Ketika tubuh kehilangan sekitar 2 persen cairan maka dapat berdampak buruk untuk kinerja fisik, merusak suasana hati, meningkatkan sakit kepala, mengurangi konsentrasi, merusak memori kerja dan meningkatkan kelelahan serta kecemasan.

“Sementara beberapa influencer mengklaim puasa kering dapat bermanfaat untuk pencernaan, peradangan adn kesehatan kulit namun nyatanya tidak seperti itu,” kata ahli gizi Newgent.

Newgent menambahkan bahwa jika tubuh tidak terhidrasi dengan baik maka seseorang dapat berisiko mengalami pengembangan batu ginjal hingga infeksi saluran kemih. Menurutnya, bahkan sebagian orang yang melakukan puasa kering juga dapat mengancam jiwa disebabkan oleh komplikasi yang berasal dari dehidrasi.

“Air adalah nutrisi terpenting nomor satu untuk proses tubuh anda termasuk pencernaan dan proses penyerapan nutrisi yang tepat, kita butuh air untuk membersihkan sampah yang ada didalam tubuh kita. Air sangat penting untuk kehidupan,” tegasnya.

Secara keseluruhan, para ahli atau orang yang terlatih yang memiliki sertifikasi ahli diet terdaftar juga setuju dengan konsep menghindari air bukan hanya tidak sehat akan tetapi sangat berpotensi untuk membahayakan kesehatan. Brittany Modell, RD, pendiri dari Brittany Modell Nutrition dan Wellness bahkan menyebut bahwa mereka yang mempratekan hal ini termasuk hal yang gegabah.

Seorang Bocak Di Colorado Meninggal Akibat Flu Setelah Sang Ibu Menolak Obat Dokter

Seorang anak di Colorado, Amerika Serikat meninggal dunia dikarenakan virus influenza setelah sang ibu tidak memberikannya obat yang telah diresepkan oleh dokter. Ibu dari bocah empat tahun tersebut mengatakan bahwa ia lebih menerima saran dari orang yang tergabung didalam grup anti-vaksin yang ada di Facebook.

Anak dari wanita tersebut terkena virus influenza pada pekan pertama Februari ini. Ia pun meminta saran kepada grup yang beranggotakan orang-orang yang berpandangan anti-vaksin.

Perempuan tersebut mengatakan bahwa putranya mengalami demam dan kejang. Selain itu, dua dari empat anaknya juga didiagnosa dengan flu oleh dokter dan telah diresepkan obat Tamiflu untuk mereka semua.

“Dokter mengatakan kepada saya untuk memberikan dua anak saya lainnya dan saya sendiri Tamiflu, jadi kami tidak mengambilnya,” kata ibu tersebut.

Seorang Bocak Di Colorado Meninggal Akibat Flu Setelah Sang Ibu Menolak Obat Dokter

Pada grup tersebut, tidak satupun anggotanya yang merekomendasikan sang ibu untuk membawa anaknya ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, sebagian besar malahan menyarankan sang ibu untuk melakukan perawatan secara tradisional seperti menggunakan ASI, elderberry atau thyme.

Ibu dari bocah tersebut juga menyatakan bahwa dia memilih untuk menyembuhkan anaknya dengan menggunakan minyak peppermint, lavernder dan vitamin C yang ternyata tidak bekerja sehingga ia meminta saran dari grup tersebut.

Beberapa hari setelah unggahan sang ibu di Facebook, sang anak harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita kompikasi flu. Setelah kejadian tersebut, wanita ini menolak memberikan komentar apapun kepada media setempat.

Colorado Department of Public Health dan Environment mengonfirmasi bahwa anak tersebut meninggal dikarenakan flu yang seharusnya dapat diselesaikan dengan mudah jika orang tuanya mengikuti apa yang disampaikan oleh dokter. Sejauh ini tidak diketahui apakah anak tersebut divaksinasi atau tidak.

“Kami menyarankan untuk semua orang yang berusia enam bulan keatas yang belum menerima vaksin tahunan supaya segera mendapatkannya untuk menghindari kejadian seperti ini terulang kembali,” tulis departemen tersebut.

Empat Makanan Serba Merah Untuk Bantu Penuhi Nutrisi Bagi Ibu Hamil

Ketika hamil, menjaga pola makan dan stamina sangat harus dilakukan. Terlebih ketika usia kehamilan telah memasuki trimester dua dan tiga. Ibu hamil pada umumnya membutuhkan asupan tambahan sekitar 300 hingga 500 kalori setiap harinya.

Ibu hamil juga harus memperlhatikan setiap jenis makanan yang dikonsumsi. Sebab jika salah makan atau kekurangan asupan nutrisi selama hamil akan berdampak pada perkembangan janin.

Empat Makanan Serba Merah Untuk Bantu Penuhi Nutrisi Bagi Ibu Hamil

Tahukah jika beberapa makanan merah berikut memiliki manfaat yang baik untuk kehamilan?

  1. Beras Merah
    Beras merah memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi dan kandungan gula yang rendah serta memberikan energi yang cukup bagi ibu hamil dan menjaga gula darah agar tetap stabil supaya ibu hamil tidak mudah lelah.

    Selain itu, beras merah juga dapat membantu membentuk sel darah untuk ibu dan janin dan mengembangkan otak serta saraf pada janin.

  2. Bayam merah
    Bayam merah memiliki kandungan protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Tidak hanya itu saja, kandungan folat dan betain yang ada pada bayam merah juga dapat membantu proses perkembangan serta pertumbuhan janin.

    Tanpa disadari bayam merah yang dikonsumsi oleh ibu hamil dapat mengurangi resiko cacat ketika kelahiran bahkan kandungan didalam bayam merah telah terbukti dapat membantu anak menjadi lebih pintar.

  3. Kacang merah
    Kacang merah kaya akan kandungan asam amino, serat dan protein. Asam amino dapat membantu meningkatkan day tahan tubuh ibu dan janin. Sedangkan serat didalam kacang merah dapat mengurangi asam lambung sehingga mengurangi mual ketika periode kehamilan.
  4. Delima merah
    Buah delima memiliki kandungan antioksidan dan zat besi yang kaya. Kandungan tersebut sangat dibutuhkan oleh ibu dan janin. Delima merha juga kaya dengan air sehingga dapat membantu ibu hamil mengatasi kebutuhan air yang tinggi ketika masa kehamilan.

    Delima merah juga emmiliki serat yang dapat memperlancar usus ibu hamil yang rentan dengan sembelit dan juga kandungan zat besi pada buah delima dapat membantu melancarkan aliran darah serta mengurangi resiko anemia pada ibu hamil.

29 Pelajar Membutuhkan Terapi Psikologis Setelah Melihat Teman Bunuh Diri

Komisi Perlindungan Anak Indonesia menyatakan ada kecenderungan kejadian pelajar bunuh diri akan ditiru oleh teman sekolah pelaku ataupun siswa-siswi dari sekolah lain. Tindakan pencegahan pun dibutuhkan, tidak hanya di tingkat sekolah yang menjadi lokasi siswi bunuh diri akan tetapi diseluruh sekolah yang ada di Jakarta.

Pernyataan tersebut dikeluarkan menyusul adanya laporan yang diterima oleh KPAI mengenai adanya upaya percobaan bunuh diri pada sekolah lain. Menurut KPAI, fenomena ini tidak dapat diatasi dengan hanay menghadirkan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak untuk membantu proses pemulihan psikologis pada anak-anak.

29 Pelajar Membutuhkan Terapi Psikologis Setelah Melihat Teman Bunuh Diri

Menurut KPAI, sebagai upaya pencegahan, Dinas Pendidikan DKI Jakarta harus dapat berperan dengan bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk DKI Jakarta. Dari kasus siswi bunuh diri pada salah satu SMP Jakarta, psikolog Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak DKI Jakarta mencatat terdapat 29 anak yang membutuhkan tindak lanjut terkait terapi psikologis.

KPAI menyebutkan bahwa psikolog Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak DKI Jakarta melakukan pendampingan kepada para siswa-siswi yang tengah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pada kejadian siswi bunuh diri dengan melompat dari lantai empat gedung sekolah yang akhirnya jatuh dan meninggal di halaman sekolah.

“Terdapat 79 siswa yang telah diberikan pendampingan yang pada kejadian melihat korban tergeletak dan syok sehingga memerlukan pendampingan psikologi,” kata Ketua KPAI Susanto.

Ahli Kesehatan Peringatan Pasien Yang Telah Dinyatakan Sembuh Masih Kemungkinan Dapat Terjangkit Virus Corona

Sebanyak 632 pasien yang terinfeksi dengan virus corona telah diizinkan untuk pulang dari rumah sakit setelah dinyatakan sembuh.

Otoritas kesehatan China mencatatkan pada 3 Februari terdapat sebanyak 157 pasien yang meninggalkan rumah sakit karena telah dinyatakan sembuh dengan 101 orang berada di Hubei.

Hingga Senin tengah malam, total terdapat 425 orang yang meninggal akibat dari virus corona ini, sementara 20.438 kasus virus corona terkonfirmasi di 31 daerah tingkat provinsi serta Korps Produksi dan Konstruksi Xinjian di China.

Ditengah kabar yang beredar tersebut, Zhan Qingyuan, Direktur Pencegahan dan Perawatan Radang Paru-Pari di Rumah Sakit Persahabatan China-Jepang mengingatkan bahwa orang yang telah pulih tersebut kemungkinan besar tidak kebal terhadap virus corona.

“Untuk pasien yang telah sembuh dan diizinkan pulang, ada kemungkinan akan kambuh kembali jika infeksi virus kembali terjadi,” katanya.

Ahli Kesehatan Peringatan Pasien Yang Telah Dinyatakan Sembuh Masih Kemungkinan Dapat Terjangkit Virus Corona

Menurut Zhan, antibodi yang terbentuk pada setiap individu berbeda-beda tergantung pada gaya hidup serta usia. “Para individu tertentu, kekebalan tubuh tidak akan bertahan lama.”

Zhan menjelaskan bahwa keluarga virus corona yang termasuk dalam SARS dan MERS menyebabkan infeksi pada saluran penapasan pada tingkat ringan hingga berat. Virus ini dapat menyebar dari hewan ke manusia atau Zoonosis.

“Ketika virus memasuki tubuh manusia, virus ini mencoba untuk menempel dan mengambil alih sel inang yang dalam biologi adalah organisme yang menampung virus, parasit ataupun partner mutualisme. Sebagai hasilnya, sistem kekebalan tubuh akan menghasilkan semacam antibodi yang membentuk protein yang akan berfugnsi untuk mengenali dan menghilangkan virus,” kata Zhan.

Begitulah cara manusia untuk menjadi kebal terhadap penyakit tertentu. Anak-anak yang terjangkit cacar air sebagai contohnya akan kebal terhadap penyakit ini pada saat dewasa. Vaksin adalah cara lain untuk mengembangkan kekebalan tubuh tersebut.

“Namun dengan banyaknya penyakit menular, seseorang dapat mengembangkan kekebalan terhadap jenis virus tertentu setelah terinfeksi,” kata Amira Roess, profesor Kesehatan Global dan Epidemiologi di Universitas George Mason.

Roess menjelaskan bahwa seringkali orang tersebut tidak akan sakit lagi setelah paparan berikutnya. “Tapi mengenai vuris korona ini, para ilmuwan masih mencoba untuk mencegahnya.

Sementara itu dokter dan ahli virologi belum cukup mengetahui mengenai virus ini untuk memastikan apakah manusia dapat mengembangkan antibodi secara penuh setelah terpapar oleh virus ini. Menurut Zhan, dokter tidak yakin bahwa antibodi pasien berkembang kuat atau bertahan lama untuk dapat mencegah mereka tertular oleh penyakit lagi.

“Virus juga dapat mengalami mutasi dengan sangat cepat sehingga kekebalan terhadap satu jensi virus tidak akan menjamin adanya kekebalan terhadap jenis virus lainnya,” jelas Zhan.