Seberapa Bahayakah Jerawat Di Kemaluan Pria?

Jerawat tidak hanya mengganggu pada area wajah ataupun punggung. Masalah kulit yang satu ini juga dapat muncul di area pribadi atau kemaluan.

Jerawat pada area kemaluan biasanya terjadi pada saat pori-pori di vagina atau penis tersumbat oleh bakteri dan kotoran. Jerawat di kemaluan ini berbeda dengan benjolan seperti jerawat di sekitar kemaluan karena infeksi virus atau bakteri.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai jerawat di kemaluan pria.

Berdasarkan publikasi dari Medica News Today, jerawat dapat muncul di kemaluan pria karena berbagai faktor. Beberapa penyebab munculnya jerawat di kemaluan pria paling sering adalah seperti pakaian yang terlalu ketat seperti celana atau celana dalam, kondisi sekitar penis yang lembab, infeksi setelah mencukur rambut kemaulan, kering berlebihan, area kemaluan yang jarang dibersihkan hingga kulit sekitar kemaluan berminyak.

Seberapa Bahayakah Jerawat Di Kemaluan Pria?

Jerawat pada kemaluan ini biasanya seperti benjolan kecil bundar dengan bagian dasarnya berwarna merah.

Pada bagian ujung jerawat dapat berwarna putih atau hitam, tergantung jenis penyumbatannya. Beberapa jerawat juga kemungkinan mengandung nanah.

Sering kali, jerawat ini disalahartikan sebagai penyakit menual seksual yang salah satunya gejalanya adalah benjolan seperti kutil kelamin, sipilis atau herpes.

Kutil kelamin biasanya berupa benjolan kecil berwarna putih pada bagian batang atau kepala penis. Ujung kutil seperti kembang kol yang memiliki ukuran bervariasi.

Sedangkan herpes disebabkan oleh virus yang menyebabkan kulit penis atau area kemaluan melepuh menjadi warna putih dengan warna dasar merah. Luka pada herpes dapat menimbulkan rasa gatal yang mengeras dan berair.

Sementara itu untuk sipilis adalah infeksi bakteri. Penyakit ini ditandai dengan adanya bisul putih atau merah tanpa rasa sakit pada sekitar penis.

Untuk dapat menceegah jerawat pada penis atau area sekitar kemaluan pria, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan, antara lainnya

  • Menjaga area intim tetap kering dan bebas lembab
  • Menggunakan pakaian longgar dengan bahan yang nyaman
  • Mandi secara teratur
  • Hindari menyentuh atau menggosok kulit yang berjerawat
  • Bersihkan tempat tidur secara berkala
  • Hindari menggunakan pakaian yang kotor

Perawatan medis biasanay tidak dibutuhkan untuk mengatasi jerawat ini. Pada beberapa kasus, jerawat di kemaluan ini dapat sembuh sendiri setelah beberapa hari.

Hal yang perlu diperhatikan adalah dengan menghindari memencet jerawat pada kemaluan karena dapat menyebabkan luka parut pada jaringan kulit di kemaluan dan memicu infeksi.

Penggunaan obat untuk mengatasi jerawat pada kemaluan ini juga membutuhkan kehati-hatian karena daerah sekitar kemaluan ini sangat sensitif.

Umumnya jerawat ini bukanlah tanda dari penyakit menular seksual. Namun, jika jerawat kemaluan ini disertai oleh beberapa gejala, anda membutuhkan konsultasi dengan dokter. Gejala tersebut adalah:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Lelah
  • Kelenjar pada pangkal paha membengkak
  • Ruam kulit atau iritasi
  • Timbul nyeri otot

Jika jerawat tidak kunjung hilang setelah lebih dari satu minggu, anda juga perlu melakukan konsultasi ke dokter.

Health Lottery Ajukan Batasan Minimum Hadiah 1 Juta Pounds Untuk Bantu Galang Dana Untuk Hadapi COVID-19

Health Lottery meminta batasan 1 juta pounds untuk mendukung 3.000 yayasan amal yang terdampak akibat krisis virus corona. Para operator permainan togel dan lotere di Inggris yang memberikan kontribusi untuk berbagai kegiatan yang bertujuan baik di seluruh Inggris mengatakan bahwa pandemi COVID-19 ini telah menghantam keras semua aktivitas penggalangan dana.

Direktur Joint Group, Martin Ellice mengatakan bahwa banyak ancaman penutupan tanpa adanya insentif tambahan untuk mendukung pekerjaan yayasan amal ini yang melayani hampir 560 ribu warga Inggris. Ia mengatakan, “Penurunan jumlah pendapatan telah membuat penggalangan dana dibatalkan dan karantina telah menghantam berbagai aktivitas sosial normal.

Health Lottery Ajukan Batasan Minimum Hadiah 1 Juta Pounds Untuk Bantu Galang Dana Untuk Hadapi COVID-19

“Tidak ada orang yang dapat memprediksi wabah ini atau dampak yang dibawanya pada komunitas mereka. Yayasan amal di Inggris berpotensial untuk kehilangan dana 4,3 miliar pounds dalam 12 minggu kedepan. Sebagian besar dari yayasan amal tersebut bahkan sudah diketahui kesulitan dana.”

Ellice juga mendukung suara yang meminta intervensi pemerintah akan tetapi baginya sangat sederhana yaitu menaikan batasan jackpot pada permianan lotere dari 25 ribu pounds yang terakhir kali pada tahun 1993 menjadi 1 juta pounds. Hal ini dianggapnya dapat memberikan dana yang cukup tanpa harus memberikan tekanan keuangan pada pemerintah.

Ia menambahkan, “Yayasan amal ini saat ini berada pada posisi yang paling rentan, penjualan juga berkurang dan tanpa jackpot yang dinaikan hingga level yang kompetitif dan berarti maka ancaman penutupan sangat besar. Pemerintah harus bergerak saat ini dan mendorong jackpot menjadi 1 juta pounds per pengundian tanpa tergantung jumlah penjualan.”

Ahli Paru-Paru Di Oklahoma Ungkap Hasil Autopsi Pada 2 Pasien Meninggal Positif COVID-19

Para dokter di dunia masih terus melakukan studi terhadap COVID-19 termasuk dampak kesehatan dan gejala lanjutan pada orang yang terjangkit.

Beberapa waktu yang lalu, kepala bagian patologi paru yang ada di Cleveland Clinic Dr. Sanjay Mukhopadhyay melakukan dua autopsi yang berbeda terhadap pasien yang meninggal karena COVID-19.

Hasil autopsi pada seorang pria asal Oklahoma, Amerika Serikat yang berusia 77 tahun memperlihatkan bagian dalam paru-paru yang tertutup lapisan tebal bertekstur lendir yang diduga menjadi penyebab utama dari pneumonia.

Mukhopadhyay mengharapkan hasil temuan ini memberikan dokter wawasan mengenai gejala apa yang disebabkan oleh virus COVID-19 serta bagaimana prosedur pengobatan dengan obat yang tersedia.

Hasil temuannya ini masih mendapatkan peninjauan sebagai permintaan dari Kantor Kepala Penguji Medis Oklahoma dan dipublikasikan di American Journal of Clinical Pathology.

Mukhopadhyay mengatakan bahwa pasien berusia 77 tahun ini mengalami obesitas dan juga memiliki riwayat hipertensi. Dia sempat mengalami gejala COVID-19 seperti deman dan menggigil selama 6 hari ditambah dengan tidak ditangani oleh dokter.

“Saat ia tiba di rumah sakit, ia sudah mengalami serangan jantung sehingga tidak pernah memperoleh perawatan ICU atau ventilator,” kata Mukhodpadhyay.

Ahli Paru-Paru Di Oklahoma Ungkap Hasil Autopsi Pada 2 Pasien Meninggal Positif COVID-19

Pria ini hanya memperoleh pemeriksaan virus setelah meninggal dunia.

“Jadi, dia meninggal sebelum itu sehingga kami dapat melihat apa yang terjadi pada paru-paru pasien yang meninggal disebabkan oleh COVID-19 tanpa mendapatkan perawatan apapun.”

Lapisan tebal yang ditemukan tersebut menyebabkan peradangan saluran napas dan kerusakan pada alveoli sehingga menyebabkan kesulitan bernapas. Hal ini menunjukkan bahwa virus ini dapat menyebabkan kerusakan.

Autopsi kedua dilakukan pada seorang pria berusia 42 tahun yang juga mengalami obesitas yang positif COVID-19 setelah meninggal dunia.

Namun, dokter menemukan bahwa ia meninggal disebabkan oleh bakteri pneumonia yang telah menjangkitinya sebelumnya bukan karena virus COVID-19 sehingga tidak ditemukan lapisan seperti cat pada bagian paru-paru autopsi kedua ini.

“Jadi, pasien kedua ini kemungkinan dengan terinfeksi oleh COVID-19 tetapi kemungkinan besar bukan meninggal disebabkan oleh COVID-19.”

“Temuan autopsi ini seperti kerusakan alveolar difus dan peradangan pada saluran napas memperlihatkan patologi terkait virus yang sebenarnya. Temua lain adalah proses yang bertumpukan atau tidak terkait,” tulis peneliti dalam kesimpulan yang dikutip dari American Journal of Clinical Pathology.

Dalam pertanyaan awal, Mukhopadhyaya dan rekannya berasumsi bahwa terdapat peradangan jantung pada pasien virus corona dan hal ini dapat menyebabkan pembekuan darah. Namun, tidak ditemukan bukti pada kedua pasien tersebut.

Untuk saat ini, Mukhopadhyay menegaskan belum ada obat yang dapat digunakan jika seseorang sudah berada didalam kondisi tersebut.

“Tidak ada obat khusus yang dapat membalikkan keadaan tersebut, jadi anda benar-benar harus mengobati virusnya jika bisa,” kata Mukhopadhyay.

“Kita tidak memiliki obat antivirus yang sejauh ini bekerja dengan baik tetapi saat kita mendapatkannya itu akan menjadi cara untuk mengobatinya.”

Menurut Mukhodpadhyay, dua penelitiannya tersebut memperlihatkan tantangan yang tengah dihadapi komunitas medis untuk menentukan penyebab meninggal dunia pada pasien positif virus corona.

Hampir Semua Pasien Meninggal Virus Corona Memiliki Riwayat Penyakit Pendahulu

Juru bicara Indoensia terkait penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengungkapkan sejauh ini telah ada 25 pasien positif virus corona yang meninggal dunia.

Yuri mengatakan bahwa beberapa kasus meninggal dunia tersebut berada pada rentan usia pasien positif COVID-19 adalah 45 hingga 65 tahun. Sementara untuk satu kasus adalah pasien pada usia 37 tahun.

Hampir Semua Pasien Meninggal Virus Corona Memiliki Riwayat Penyakit Pendahulu

“Kalau kemudian kita perhatikan ada faktor yang lain, maka hampir seluruhnya memiliki penyakit pendahulu atau komorbid,” kata Yuri.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan ini mengatakan bahwa beberapa penyakit penyerta yang ditemukan sebagian besar adalah diabetes, penyakit jantung kronis dan hipertensi.

“Beberapa diantaranya adalah penyakit paru obstruksi menahun,” tambah Yuri. Hingga hari ini, sudah ada 309 kasus positif COVID-19 yang terdeteksi di Indonesia dengan yang dinyatakan sembuh telah mencapai 14 orang.

Konsumsi Minuman Manis Dapat Meningkatkan Resiko Penyakit Jantung

Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di Amerika menyebutkan bahwa minuman manis memiliki potensi menyebabkan gangguan jantung. Hal ini dipicu oleh kadar gula darah dan kolestrol yang naik sehingga menyebabkan hipertensi.

“Tidak hanya itu, minuman manis juga dapat menyebabkan dyslipidemia, kadar lipid dalam darah abnormal yang paling banyak disampaikan oleh dokter untuk dicegah,” kata peneliti tersebut.

Penelitian yang dipimpin oleh Jean Mayer USDA Human Nutrition Research Center on Aging di Tufts University, Boston, MA memperlihatkan bahwa orang dewasa lebih beresiko untuk memiliki dyslipidemia jika mereka setiap hari minum minuman manis. Penemuan ini telah diterbitkan di Journal of American Heart Association.

Konsumsi Minuman Manis Dapat Meningkatkan Resiko Penyakit Jantung

Mereka mengindikasikan bahwa minuman manis memiliki tingkat trigliserida yang tinggi serta HDL kolesterol yang rendah.

“Penemuan ini memperlihatkan bahwa apa yang kita masukan kedalam gelas dapat berkontribusi dalam meningkatkan resiko penyakit kardiovaskular dengan memperburuk kadar lipid,” kata Nicola McKeown, Ph.D., yang merupakan seorang epidemiolog nutrisi sekaligus orang yang terlibat dalam penelitian ini.

“Mengontrol kolesterol darah dan trigliserida adalah langkah penting dan efektif untuk mencegah serangan jantung dan stroke,” lanjutnya.

Oleh karena itu, peneliti menyarankan untuk lebih baik minum air putih daripada minum minuman manis.

Seorang Bocak Di Colorado Meninggal Akibat Flu Setelah Sang Ibu Menolak Obat Dokter

Seorang anak di Colorado, Amerika Serikat meninggal dunia dikarenakan virus influenza setelah sang ibu tidak memberikannya obat yang telah diresepkan oleh dokter. Ibu dari bocah empat tahun tersebut mengatakan bahwa ia lebih menerima saran dari orang yang tergabung didalam grup anti-vaksin yang ada di Facebook.

Anak dari wanita tersebut terkena virus influenza pada pekan pertama Februari ini. Ia pun meminta saran kepada grup yang beranggotakan orang-orang yang berpandangan anti-vaksin.

Perempuan tersebut mengatakan bahwa putranya mengalami demam dan kejang. Selain itu, dua dari empat anaknya juga didiagnosa dengan flu oleh dokter dan telah diresepkan obat Tamiflu untuk mereka semua.

“Dokter mengatakan kepada saya untuk memberikan dua anak saya lainnya dan saya sendiri Tamiflu, jadi kami tidak mengambilnya,” kata ibu tersebut.

Seorang Bocak Di Colorado Meninggal Akibat Flu Setelah Sang Ibu Menolak Obat Dokter

Pada grup tersebut, tidak satupun anggotanya yang merekomendasikan sang ibu untuk membawa anaknya ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, sebagian besar malahan menyarankan sang ibu untuk melakukan perawatan secara tradisional seperti menggunakan ASI, elderberry atau thyme.

Ibu dari bocah tersebut juga menyatakan bahwa dia memilih untuk menyembuhkan anaknya dengan menggunakan minyak peppermint, lavernder dan vitamin C yang ternyata tidak bekerja sehingga ia meminta saran dari grup tersebut.

Beberapa hari setelah unggahan sang ibu di Facebook, sang anak harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita kompikasi flu. Setelah kejadian tersebut, wanita ini menolak memberikan komentar apapun kepada media setempat.

Colorado Department of Public Health dan Environment mengonfirmasi bahwa anak tersebut meninggal dikarenakan flu yang seharusnya dapat diselesaikan dengan mudah jika orang tuanya mengikuti apa yang disampaikan oleh dokter. Sejauh ini tidak diketahui apakah anak tersebut divaksinasi atau tidak.

“Kami menyarankan untuk semua orang yang berusia enam bulan keatas yang belum menerima vaksin tahunan supaya segera mendapatkannya untuk menghindari kejadian seperti ini terulang kembali,” tulis departemen tersebut.

Ahli Kesehatan Peringatan Pasien Yang Telah Dinyatakan Sembuh Masih Kemungkinan Dapat Terjangkit Virus Corona

Sebanyak 632 pasien yang terinfeksi dengan virus corona telah diizinkan untuk pulang dari rumah sakit setelah dinyatakan sembuh.

Otoritas kesehatan China mencatatkan pada 3 Februari terdapat sebanyak 157 pasien yang meninggalkan rumah sakit karena telah dinyatakan sembuh dengan 101 orang berada di Hubei.

Hingga Senin tengah malam, total terdapat 425 orang yang meninggal akibat dari virus corona ini, sementara 20.438 kasus virus corona terkonfirmasi di 31 daerah tingkat provinsi serta Korps Produksi dan Konstruksi Xinjian di China.

Ditengah kabar yang beredar tersebut, Zhan Qingyuan, Direktur Pencegahan dan Perawatan Radang Paru-Pari di Rumah Sakit Persahabatan China-Jepang mengingatkan bahwa orang yang telah pulih tersebut kemungkinan besar tidak kebal terhadap virus corona.

“Untuk pasien yang telah sembuh dan diizinkan pulang, ada kemungkinan akan kambuh kembali jika infeksi virus kembali terjadi,” katanya.

Ahli Kesehatan Peringatan Pasien Yang Telah Dinyatakan Sembuh Masih Kemungkinan Dapat Terjangkit Virus Corona

Menurut Zhan, antibodi yang terbentuk pada setiap individu berbeda-beda tergantung pada gaya hidup serta usia. “Para individu tertentu, kekebalan tubuh tidak akan bertahan lama.”

Zhan menjelaskan bahwa keluarga virus corona yang termasuk dalam SARS dan MERS menyebabkan infeksi pada saluran penapasan pada tingkat ringan hingga berat. Virus ini dapat menyebar dari hewan ke manusia atau Zoonosis.

“Ketika virus memasuki tubuh manusia, virus ini mencoba untuk menempel dan mengambil alih sel inang yang dalam biologi adalah organisme yang menampung virus, parasit ataupun partner mutualisme. Sebagai hasilnya, sistem kekebalan tubuh akan menghasilkan semacam antibodi yang membentuk protein yang akan berfugnsi untuk mengenali dan menghilangkan virus,” kata Zhan.

Begitulah cara manusia untuk menjadi kebal terhadap penyakit tertentu. Anak-anak yang terjangkit cacar air sebagai contohnya akan kebal terhadap penyakit ini pada saat dewasa. Vaksin adalah cara lain untuk mengembangkan kekebalan tubuh tersebut.

“Namun dengan banyaknya penyakit menular, seseorang dapat mengembangkan kekebalan terhadap jenis virus tertentu setelah terinfeksi,” kata Amira Roess, profesor Kesehatan Global dan Epidemiologi di Universitas George Mason.

Roess menjelaskan bahwa seringkali orang tersebut tidak akan sakit lagi setelah paparan berikutnya. “Tapi mengenai vuris korona ini, para ilmuwan masih mencoba untuk mencegahnya.

Sementara itu dokter dan ahli virologi belum cukup mengetahui mengenai virus ini untuk memastikan apakah manusia dapat mengembangkan antibodi secara penuh setelah terpapar oleh virus ini. Menurut Zhan, dokter tidak yakin bahwa antibodi pasien berkembang kuat atau bertahan lama untuk dapat mencegah mereka tertular oleh penyakit lagi.

“Virus juga dapat mengalami mutasi dengan sangat cepat sehingga kekebalan terhadap satu jensi virus tidak akan menjamin adanya kekebalan terhadap jenis virus lainnya,” jelas Zhan.

Singapura Dan Malaysia Kembali Nyatakan Infeksi Kasus Virus Corona Di Negaranya

Singapura telah mengonfirmasi kasus keempat dari virus corona baru 2019-nCoV. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Kesehatan Singapura.

Kasus virus corona ini ditemukan pada seorang pria berusia 36 tahun yang berasal dari kota penyebaran virus ini yaitu Wuhan, China. Pria ini tiba di Singapura bersama dengan keluarganya.

“Saat ini telah diamankan di ruang isolasi di Sengkang General Hospital dan kondisinya sejauh ini stabil,” kata Menteri Kesehatan Singapura.

Pria ini tidak menunjukkan gejala infeksi dalam penerbagan menuju Singapura. Ia kemudian menginap di Village Hotel Sentosa. Ia pada awalnya mengalami gejala batuk pada 31 Januari. Setelah itu, pria ini memeriksakan diri ke unit gawat darurat di SKH keesokan harinya dan didiagnosa sebagai suspect virus corona sehingga diisolasi.

Singapura Dan Malaysia Kembali Nyatakan Infeksi Kasus Virus Corona Di Negaranya

Hasil pemeriksaan lanjutkan memperlihatkan pria ini telah terinfeksi oleh virus corona. Ia dinyatakan positif tertular pada hari Sabtu, pukul 21.30 waktu setempat.

Menteri Kesehatan Singapura juga telah melakukan pemeriksaan lanjutan untuk melacak siapa saja yang diduga melakukan kontak dengan pria ini. Per 25 Januari, terdapat 64 kasus diduga sebagai virus corona di Singapura. 29 kasus diantaranya telah dinyatakan negatif dan hasil tes untuk 31 lainnya masih menunggu hasil.

Selain Singapura, Malaysia juga mengonfirmasi kasus ke-4 virus corona di negaranya.

Pemerintah Malaysia mengatakan bahwa kasus terbaru di Malaysia ini tidaklah terkait dengan tiga kasus sebelumnya. Kali ini kasus ini menginfeksi pria berusia 40 tahun yang juga berasal dari Wuhan. Pria ini tiba di Johor Bahru pada 22 Januari dengan menggunakan bus dari Singapura. Bus yang ditumpangi pria ini mengangkut total 17 turis, termasuk pria ini beserta istri dan anaknya.

Pria ini lalu mengalami demam pada 23 Januari dan mendatangai rumah sakit setempat keesokan harinya. Crisis Preparedness and Response Centre Malaysia mendapatkan laporan bahwa pria tersebut positif terinfeksi oleh virus corona 2019-nCoV pada Sabtu semalam juga.

Pria ini saat ini mengalami demam dan batuk akan tetapi kondisinya masih stabil. Pemeriksaan terhadap turis lainnya yang menjadi teman seperjalanan dari pria ini menunjukan hasil negatif. Akan tetapi mereka tetapi harus menjalani isolasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Semua Pekerja Casino Di Macau Diperintahkan Menggunakan Masker Ketika Bekerja

Biro Kesehatan Macau memerintahkan semua pekerja casino di Macau menggunakan masker pernapasan ketika bekerja.

Menurut pengumuman dari regulator judi di Macau, Gaming Inspection and Coordination Bureau (DICJ), Direktur Biro Kesehatan mengeluarkan pemberitahuan pada Rabu lalu berdasarkan undang-undang No. 2/2004 terkait Pencegahan Dan Penanganan Penyakit Menular, mengharuskan semua mereka yang bekerja di casino menggunakan masker perlindung pernapasan ketika bekerja.

Semua Pekerja Casino Di Macau Diperintahkan Menggunakan Masker Ketika Bekerja
Semua Pekerja Casino Di Macau Diperintahkan Menggunakan Masker Ketika Bekerja

Perintah ini bertujuan untuk mencegah potensi penyebaran dari Virus Corona Wuhan yang mematikan, yang mana telah menelan 18 jiwa dan menginfeksi lebih dari 630 orang dan menyebar hingga di China Daratan di kurang lebih 7 kota.

DICJ mengungkapkan bahwa mereka telah melakukan inspeksi terhadap sistem SAR di setiap casino untuk memastikan semuanya telah sesuai dengan standard yang ditetap regulator, menambahkan pekerja di 39 casino telah sesuai dengan perintah termasuk meningkatkan kebersihan dari fasilitas IR.

“Selama Tahun Baru China, Pengawas dari DICJ akan terus bersiaga di casino untuk mengawasi operasi di casino selama 24 jam dan akan melanjutkan peninjauan berbagai langkah pencegahan penyebaran virus yang dimiliki oleh perusahaan judi dan casino,” ungkap DICJ.

DICJ pada awal bulan ini mengeluarkan arahan untuk para operator untuk melakukan tes temperatur pada tamu dan staff di pintu masuk casino dan berjanji untuk membantu mereka dalam membeli peralatan deteksi temperatur tambahan dengan tujuan memperkuat pencegahan dan langkah untuk mengendailkan virus Wuhan.

Menteri Kesehatan Ungkapkan Flu Babi Belum Menular Ke Manusia

Menteri Kesehatan Letjen (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad mengatakan bahwa hingga saat ini penyebaran virus flu babi atau African Swine Flu hanya terjadi antara hewan. Hingga saat ini Kementerian Kesehatan belum menemukan kasus virus flu babi menular ke manusia.

Hingga saat ini, Terawan menerangkan otoritasnya terus melakukan pemantauan terkait penukaran kasus flu babi ini.

“Ya, kita lakukan perimeter untuk bekerjasama dengan leading sector. Leading sector-nya siapa saja? Itu terdapat Kementerian Pertanian karena ini mengenai binatang. Kalau untuk manusia maka leadi sectornya adalah kami di Kementerian Kesehatan,” jelas Terawan di RS Hasan Sadikin, Bandung.

Menteri Kesehatan Ungkapkan Flu Babi Belum Menular Ke Manusia
Menteri Kesehatan Ungkapkan Flu Babi Belum Menular Ke Manusia

Terawan mengatakan salah satu contoh kewenangan otoritasnya seperti ketika kasus penyakit hepatitis yang ada di wilayah Depok. Pada saat itu, Kementerian Kesehatan melakukan perimeter, screening dan evaluasi serta penanganan penuh kesehatan sanitasi.

Sebelumnya, pada awal November lalu, ribuan ternak babi di wilayah Sumatera Utara mendadak mati yang diduga terkena virus hog cholera atau kolera babi dan juga virus African Swine Fever atau flu babi Afrika. Hal ini berdasarkan hasil uji lab dari contoh bangkai babi di Medan yang dilakukan oleh Balai Veteriner Medan.

Untuk membuktikan adanya ASF atau flu babi, harus dilakukan uji lab berkali-kali karena virus ASF ini belum pernah ada kasus di Indonesia dan belum ada obatnya.

Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Utara mencatat adanya 11 Kabupaten Kota yang diketahui terdapat kasus hog cholera yaitu Dairi, Humbang Hasundutan, Medan, Karo, Deli Serdang, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Serdang Berdagai, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah dan Samosi.

Dari semua Kabupaten Kota tersebut sebanyak 4.682 ekor babi dilaporkan mati karena virus ini. Hingga saat ini, Pemprov Sumut bersama dengan pemerintah daerah Kabupaten Kota telah berupaya keras untuk menangani masalah ini.