Hadapi Kecemasan Akibat COVID-19 Dengan Tetap Berpikir Positif

Meski sedang berada di tengah pandemi COVID-19 dan harus tetap di rumah untuk mencegah penyebaran dari virus tersebut, kita tetap harus berpikir positif untuk melewati situasi seperti saat ini.

“Yang penting kita harus berpikir positif, bersikap positif, bertindak positif,” kata Ketua Aliansi Telemedis Indonesia Dokter Pumawan di Kantor BNPB.

Emeldah, psikolog yang berasal dari Ikatan Psikologi Klinis menjelaskan bahwa perasaan cemas dan gelisah yang timbul ketika COVID-19 ini adalah sesuatu yang sangat wajar.

Hadapi Kecemasan Akibat COVID-19 Dengan Tetap Berpikir Positif

“Semua gejala ini, menurut kami adalah situasi yang sangat normal. Jadi itu adalah respon yang normal ditengah kondisi yang tidak normal,” kata Emeldah ketika mendampingi dokter Pumawan.

Menurutnya, ini muncul karena adanya ketidakpastian dan ketakutan sehignga menyebabkan kecemasan tersendiri. Pumawan juga mengatakan bahwa perasaan ini dapat sendirinya menurunkan sistem imun pada tubuh. Sehingga, penting untuk tetap berpikir positif serta tetap menjalankan berbagai kegiatan yang aktif dan produktif dari rumah.

“Banyak hal yang dapat dilakukan di rumah. Saya misalnya menanam tumbuhan dan tanaman di pekarangan. Orang dapat mengambil kesempatan untuk usaha online,” jelasnya.

Anda juga dapat membersihkan rumah yang seringkali ditinggal karena bekerja ataup melakukan olahraga yang dapat dilakukan didalam rumah minimal 30 menit sehari.

“Yang penting juga berjemur. Kita usahakan sekitar jam 10 hingga jam 3 sore. Cukup 15 menit. Hal ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh untuk menghadapi virus,” kata Pumawan.