Ini Pentingnya Menjaga Gigi Susu Pada Anak-Anak

Banyak orang tua tidak menyadari bagaimana pentingnya merawat gigi susu pada anak-anak.

mereka terlihat sepela dan menganggap remeh karena menganggap semua gigi susu akan berganti dan hanya gigi tetap yang membutuhkan perawatan. Padahal, pemahaman ini sebenarnya kurang tepat karena dapat merugikan anak itu sendiri.

Drg. Endang Sariningsih dalam bukunya Merawat Gigi Anak Sejak Usia Dini yang dikeluarkan pada 2012, mengungkapkan bahwa jika gigi susu tidak dipelihara dengan baik maka berpotensi unutk berlubang.

GIgi susu yang berlubang dapat menyebabkan anak menderita sakit gigi dan bahkan hingga mengalami pembengkakan pada area sekitar gigi.

Kondisi ini sangat mungkin menyebabkan anak akan menjadi rewel, menangis, tidak dapat tidur dengan tenang dan tidak nafsu untuk makan karena sakit jika mengunyah.

Jika keadaan ini berlangsung didalam jangka waktu yang lama dan berulang-ulang, bukan tidak mungkin anak akan kekurangan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh sehingga mempengaruhi pertumbuhan dari sang anak baik secara fisik dan kecerdasannya.

Ini Pentingnya Menjaga Gigi Susu Pada Anak-Anak

Jadi, penting untuk diperhatikan bahwa gigi susu atau gigi sulung agar tetap dipertahankan berada didalam mulut hingga pada waktu tanggalnya sendiri.

Hal ini dibutuhkan juga menjadi penuntun untuk tempat tumbuhnya gigi permanen. Dimana, gigi susu akan mempertahankan ruang didalam lengkung gigi untuk tempat tumbuhnya gigi tetap yang akan menjadi penggantinya.

Tidak hanya itu, secara umum, gigi susu memiliki beberapa fungsi atau manfaat lain untuk anak yaitu:

  1. Memotong, mengiris, merobek dan mengunyah makanan yang berguna untuk membantu penceraan pada saluran pencernaan.
  2. Stimulasi pertumbuhan rahang melalui pengunyahan.
  3. Memperjelas bicara karena kehilangan dini gigi susu dengan dapat mengakibatkan kesulitan untuk pengucapan bunyi huruf “F”, “V”, “S”, “Z”, dan “TH”.
  4. Estektik yaitu membentuk wajah serta membantu memperbaiki penampilan anak terutama pada waktu tersenyum dan tertawa.

Untuk pencegahan agar gigi susu anak tidak berlubang, perlu perawatan sendiri yang dilakukan oleh orang tua dan anak itu sendiri di rumah. Dengan melalui bimbingan oran tua, anak dapat dibiasakan untuk untuk menyikat gigi setelah makan pagi dan sebelum tidur.

Selain itu, setelah makan siang, anak juga dapat dibiasakan untuk berkumur-kumur dengan air. Hal ini akan menjadi sangat bermanfaat untuk mengurangi terjadinya karies atau lubang pada gigi dan menjaga supaya gusi tetap sehat.

Tetapi, jika gigi telah berlubang atau gusi mengalami peradangan, anak-anak perlu diajak ke dokter gigi untuk memperoleh perawatan atau pengobatan lebih lanjut.

Selain mencegah gigi berlubang dan gusi menjadi sehat, perawatan gigi seawal mungkin sangatlah penting dilakukan untuk mencegah gigi susu dicabut lebih awal sebelum waktunya karena terjadinya pembusukan pada gigi dan mencegah kurang utmbuh rahang anak yang dapat mengakibatkan gigi tumbuh berdesakan secara permanen.

Gigi yang tumbuh tidak teratur tersebut dapat memengaruhi penampilan dan rasa percaya diri anak setelah menginjak masa remaja. Anak pun menjadi enggang untuk tersenyum. Padahal, senyuman adalah bagian penting didalam proses sosial dan komunikasi.

Sementara itu, jika anak sampat mengalami sakit gigi karena adanya perawatan yang kurang, dapat menghadapi gangguan proses belajar, gangguan tidur, aktivitas sehari hingga gangguan makan.

Oleh karena itu, para orang tua sebaiknya memperhatikan kesehatan gigi anak, pertumbuhan gigi susu anak dan pertumbuhan gigi permanen anak untuk memastikan mereka jauh dari berbagai masalah terkait dengan kesehatan gigi.

Kembali lagi, kesehatan adalah investasi untuk mendukung kualitas hidup yang lebih baik, termasuk didalamnya peningkatan pemeliharaan pada bidang kesehatan gigi dan mulut.