Seberapa Bahayakah Jerawat Di Kemaluan Pria?

Jerawat tidak hanya mengganggu pada area wajah ataupun punggung. Masalah kulit yang satu ini juga dapat muncul di area pribadi atau kemaluan.

Jerawat pada area kemaluan biasanya terjadi pada saat pori-pori di vagina atau penis tersumbat oleh bakteri dan kotoran. Jerawat di kemaluan ini berbeda dengan benjolan seperti jerawat di sekitar kemaluan karena infeksi virus atau bakteri.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai jerawat di kemaluan pria.

Berdasarkan publikasi dari Medica News Today, jerawat dapat muncul di kemaluan pria karena berbagai faktor. Beberapa penyebab munculnya jerawat di kemaluan pria paling sering adalah seperti pakaian yang terlalu ketat seperti celana atau celana dalam, kondisi sekitar penis yang lembab, infeksi setelah mencukur rambut kemaulan, kering berlebihan, area kemaluan yang jarang dibersihkan hingga kulit sekitar kemaluan berminyak.

Seberapa Bahayakah Jerawat Di Kemaluan Pria?

Jerawat pada kemaluan ini biasanya seperti benjolan kecil bundar dengan bagian dasarnya berwarna merah.

Pada bagian ujung jerawat dapat berwarna putih atau hitam, tergantung jenis penyumbatannya. Beberapa jerawat juga kemungkinan mengandung nanah.

Sering kali, jerawat ini disalahartikan sebagai penyakit menual seksual yang salah satunya gejalanya adalah benjolan seperti kutil kelamin, sipilis atau herpes.

Kutil kelamin biasanya berupa benjolan kecil berwarna putih pada bagian batang atau kepala penis. Ujung kutil seperti kembang kol yang memiliki ukuran bervariasi.

Sedangkan herpes disebabkan oleh virus yang menyebabkan kulit penis atau area kemaluan melepuh menjadi warna putih dengan warna dasar merah. Luka pada herpes dapat menimbulkan rasa gatal yang mengeras dan berair.

Sementara itu untuk sipilis adalah infeksi bakteri. Penyakit ini ditandai dengan adanya bisul putih atau merah tanpa rasa sakit pada sekitar penis.

Untuk dapat menceegah jerawat pada penis atau area sekitar kemaluan pria, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan, antara lainnya

  • Menjaga area intim tetap kering dan bebas lembab
  • Menggunakan pakaian longgar dengan bahan yang nyaman
  • Mandi secara teratur
  • Hindari menyentuh atau menggosok kulit yang berjerawat
  • Bersihkan tempat tidur secara berkala
  • Hindari menggunakan pakaian yang kotor

Perawatan medis biasanay tidak dibutuhkan untuk mengatasi jerawat ini. Pada beberapa kasus, jerawat di kemaluan ini dapat sembuh sendiri setelah beberapa hari.

Hal yang perlu diperhatikan adalah dengan menghindari memencet jerawat pada kemaluan karena dapat menyebabkan luka parut pada jaringan kulit di kemaluan dan memicu infeksi.

Penggunaan obat untuk mengatasi jerawat pada kemaluan ini juga membutuhkan kehati-hatian karena daerah sekitar kemaluan ini sangat sensitif.

Umumnya jerawat ini bukanlah tanda dari penyakit menular seksual. Namun, jika jerawat kemaluan ini disertai oleh beberapa gejala, anda membutuhkan konsultasi dengan dokter. Gejala tersebut adalah:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Lelah
  • Kelenjar pada pangkal paha membengkak
  • Ruam kulit atau iritasi
  • Timbul nyeri otot

Jika jerawat tidak kunjung hilang setelah lebih dari satu minggu, anda juga perlu melakukan konsultasi ke dokter.