Ahli Kesehatan Peringatan Pasien Yang Telah Dinyatakan Sembuh Masih Kemungkinan Dapat Terjangkit Virus Corona

Sebanyak 632 pasien yang terinfeksi dengan virus corona telah diizinkan untuk pulang dari rumah sakit setelah dinyatakan sembuh.

Otoritas kesehatan China mencatatkan pada 3 Februari terdapat sebanyak 157 pasien yang meninggalkan rumah sakit karena telah dinyatakan sembuh dengan 101 orang berada di Hubei.

Hingga Senin tengah malam, total terdapat 425 orang yang meninggal akibat dari virus corona ini, sementara 20.438 kasus virus corona terkonfirmasi di 31 daerah tingkat provinsi serta Korps Produksi dan Konstruksi Xinjian di China.

Ditengah kabar yang beredar tersebut, Zhan Qingyuan, Direktur Pencegahan dan Perawatan Radang Paru-Pari di Rumah Sakit Persahabatan China-Jepang mengingatkan bahwa orang yang telah pulih tersebut kemungkinan besar tidak kebal terhadap virus corona.

“Untuk pasien yang telah sembuh dan diizinkan pulang, ada kemungkinan akan kambuh kembali jika infeksi virus kembali terjadi,” katanya.

Ahli Kesehatan Peringatan Pasien Yang Telah Dinyatakan Sembuh Masih Kemungkinan Dapat Terjangkit Virus Corona

Menurut Zhan, antibodi yang terbentuk pada setiap individu berbeda-beda tergantung pada gaya hidup serta usia. “Para individu tertentu, kekebalan tubuh tidak akan bertahan lama.”

Zhan menjelaskan bahwa keluarga virus corona yang termasuk dalam SARS dan MERS menyebabkan infeksi pada saluran penapasan pada tingkat ringan hingga berat. Virus ini dapat menyebar dari hewan ke manusia atau Zoonosis.

“Ketika virus memasuki tubuh manusia, virus ini mencoba untuk menempel dan mengambil alih sel inang yang dalam biologi adalah organisme yang menampung virus, parasit ataupun partner mutualisme. Sebagai hasilnya, sistem kekebalan tubuh akan menghasilkan semacam antibodi yang membentuk protein yang akan berfugnsi untuk mengenali dan menghilangkan virus,” kata Zhan.

Begitulah cara manusia untuk menjadi kebal terhadap penyakit tertentu. Anak-anak yang terjangkit cacar air sebagai contohnya akan kebal terhadap penyakit ini pada saat dewasa. Vaksin adalah cara lain untuk mengembangkan kekebalan tubuh tersebut.

“Namun dengan banyaknya penyakit menular, seseorang dapat mengembangkan kekebalan terhadap jenis virus tertentu setelah terinfeksi,” kata Amira Roess, profesor Kesehatan Global dan Epidemiologi di Universitas George Mason.

Roess menjelaskan bahwa seringkali orang tersebut tidak akan sakit lagi setelah paparan berikutnya. “Tapi mengenai vuris korona ini, para ilmuwan masih mencoba untuk mencegahnya.

Sementara itu dokter dan ahli virologi belum cukup mengetahui mengenai virus ini untuk memastikan apakah manusia dapat mengembangkan antibodi secara penuh setelah terpapar oleh virus ini. Menurut Zhan, dokter tidak yakin bahwa antibodi pasien berkembang kuat atau bertahan lama untuk dapat mencegah mereka tertular oleh penyakit lagi.

“Virus juga dapat mengalami mutasi dengan sangat cepat sehingga kekebalan terhadap satu jensi virus tidak akan menjamin adanya kekebalan terhadap jenis virus lainnya,” jelas Zhan.