Hampir Semua Pasien Meninggal Virus Corona Memiliki Riwayat Penyakit Pendahulu

Juru bicara Indoensia terkait penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengungkapkan sejauh ini telah ada 25 pasien positif virus corona yang meninggal dunia.

Yuri mengatakan bahwa beberapa kasus meninggal dunia tersebut berada pada rentan usia pasien positif COVID-19 adalah 45 hingga 65 tahun. Sementara untuk satu kasus adalah pasien pada usia 37 tahun.

Hampir Semua Pasien Meninggal Virus Corona Memiliki Riwayat Penyakit Pendahulu

“Kalau kemudian kita perhatikan ada faktor yang lain, maka hampir seluruhnya memiliki penyakit pendahulu atau komorbid,” kata Yuri.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan ini mengatakan bahwa beberapa penyakit penyerta yang ditemukan sebagian besar adalah diabetes, penyakit jantung kronis dan hipertensi.

“Beberapa diantaranya adalah penyakit paru obstruksi menahun,” tambah Yuri. Hingga hari ini, sudah ada 309 kasus positif COVID-19 yang terdeteksi di Indonesia dengan yang dinyatakan sembuh telah mencapai 14 orang.

Ahli Kesehatan Peringatan Pasien Yang Telah Dinyatakan Sembuh Masih Kemungkinan Dapat Terjangkit Virus Corona

Sebanyak 632 pasien yang terinfeksi dengan virus corona telah diizinkan untuk pulang dari rumah sakit setelah dinyatakan sembuh.

Otoritas kesehatan China mencatatkan pada 3 Februari terdapat sebanyak 157 pasien yang meninggalkan rumah sakit karena telah dinyatakan sembuh dengan 101 orang berada di Hubei.

Hingga Senin tengah malam, total terdapat 425 orang yang meninggal akibat dari virus corona ini, sementara 20.438 kasus virus corona terkonfirmasi di 31 daerah tingkat provinsi serta Korps Produksi dan Konstruksi Xinjian di China.

Ditengah kabar yang beredar tersebut, Zhan Qingyuan, Direktur Pencegahan dan Perawatan Radang Paru-Pari di Rumah Sakit Persahabatan China-Jepang mengingatkan bahwa orang yang telah pulih tersebut kemungkinan besar tidak kebal terhadap virus corona.

“Untuk pasien yang telah sembuh dan diizinkan pulang, ada kemungkinan akan kambuh kembali jika infeksi virus kembali terjadi,” katanya.

Ahli Kesehatan Peringatan Pasien Yang Telah Dinyatakan Sembuh Masih Kemungkinan Dapat Terjangkit Virus Corona

Menurut Zhan, antibodi yang terbentuk pada setiap individu berbeda-beda tergantung pada gaya hidup serta usia. “Para individu tertentu, kekebalan tubuh tidak akan bertahan lama.”

Zhan menjelaskan bahwa keluarga virus corona yang termasuk dalam SARS dan MERS menyebabkan infeksi pada saluran penapasan pada tingkat ringan hingga berat. Virus ini dapat menyebar dari hewan ke manusia atau Zoonosis.

“Ketika virus memasuki tubuh manusia, virus ini mencoba untuk menempel dan mengambil alih sel inang yang dalam biologi adalah organisme yang menampung virus, parasit ataupun partner mutualisme. Sebagai hasilnya, sistem kekebalan tubuh akan menghasilkan semacam antibodi yang membentuk protein yang akan berfugnsi untuk mengenali dan menghilangkan virus,” kata Zhan.

Begitulah cara manusia untuk menjadi kebal terhadap penyakit tertentu. Anak-anak yang terjangkit cacar air sebagai contohnya akan kebal terhadap penyakit ini pada saat dewasa. Vaksin adalah cara lain untuk mengembangkan kekebalan tubuh tersebut.

“Namun dengan banyaknya penyakit menular, seseorang dapat mengembangkan kekebalan terhadap jenis virus tertentu setelah terinfeksi,” kata Amira Roess, profesor Kesehatan Global dan Epidemiologi di Universitas George Mason.

Roess menjelaskan bahwa seringkali orang tersebut tidak akan sakit lagi setelah paparan berikutnya. “Tapi mengenai vuris korona ini, para ilmuwan masih mencoba untuk mencegahnya.

Sementara itu dokter dan ahli virologi belum cukup mengetahui mengenai virus ini untuk memastikan apakah manusia dapat mengembangkan antibodi secara penuh setelah terpapar oleh virus ini. Menurut Zhan, dokter tidak yakin bahwa antibodi pasien berkembang kuat atau bertahan lama untuk dapat mencegah mereka tertular oleh penyakit lagi.

“Virus juga dapat mengalami mutasi dengan sangat cepat sehingga kekebalan terhadap satu jensi virus tidak akan menjamin adanya kekebalan terhadap jenis virus lainnya,” jelas Zhan.

Singapura Dan Malaysia Kembali Nyatakan Infeksi Kasus Virus Corona Di Negaranya

Singapura telah mengonfirmasi kasus keempat dari virus corona baru 2019-nCoV. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Kesehatan Singapura.

Kasus virus corona ini ditemukan pada seorang pria berusia 36 tahun yang berasal dari kota penyebaran virus ini yaitu Wuhan, China. Pria ini tiba di Singapura bersama dengan keluarganya.

“Saat ini telah diamankan di ruang isolasi di Sengkang General Hospital dan kondisinya sejauh ini stabil,” kata Menteri Kesehatan Singapura.

Pria ini tidak menunjukkan gejala infeksi dalam penerbagan menuju Singapura. Ia kemudian menginap di Village Hotel Sentosa. Ia pada awalnya mengalami gejala batuk pada 31 Januari. Setelah itu, pria ini memeriksakan diri ke unit gawat darurat di SKH keesokan harinya dan didiagnosa sebagai suspect virus corona sehingga diisolasi.

Singapura Dan Malaysia Kembali Nyatakan Infeksi Kasus Virus Corona Di Negaranya

Hasil pemeriksaan lanjutkan memperlihatkan pria ini telah terinfeksi oleh virus corona. Ia dinyatakan positif tertular pada hari Sabtu, pukul 21.30 waktu setempat.

Menteri Kesehatan Singapura juga telah melakukan pemeriksaan lanjutan untuk melacak siapa saja yang diduga melakukan kontak dengan pria ini. Per 25 Januari, terdapat 64 kasus diduga sebagai virus corona di Singapura. 29 kasus diantaranya telah dinyatakan negatif dan hasil tes untuk 31 lainnya masih menunggu hasil.

Selain Singapura, Malaysia juga mengonfirmasi kasus ke-4 virus corona di negaranya.

Pemerintah Malaysia mengatakan bahwa kasus terbaru di Malaysia ini tidaklah terkait dengan tiga kasus sebelumnya. Kali ini kasus ini menginfeksi pria berusia 40 tahun yang juga berasal dari Wuhan. Pria ini tiba di Johor Bahru pada 22 Januari dengan menggunakan bus dari Singapura. Bus yang ditumpangi pria ini mengangkut total 17 turis, termasuk pria ini beserta istri dan anaknya.

Pria ini lalu mengalami demam pada 23 Januari dan mendatangai rumah sakit setempat keesokan harinya. Crisis Preparedness and Response Centre Malaysia mendapatkan laporan bahwa pria tersebut positif terinfeksi oleh virus corona 2019-nCoV pada Sabtu semalam juga.

Pria ini saat ini mengalami demam dan batuk akan tetapi kondisinya masih stabil. Pemeriksaan terhadap turis lainnya yang menjadi teman seperjalanan dari pria ini menunjukan hasil negatif. Akan tetapi mereka tetapi harus menjalani isolasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Semua Pekerja Casino Di Macau Diperintahkan Menggunakan Masker Ketika Bekerja

Biro Kesehatan Macau memerintahkan semua pekerja casino di Macau menggunakan masker pernapasan ketika bekerja.

Menurut pengumuman dari regulator judi di Macau, Gaming Inspection and Coordination Bureau (DICJ), Direktur Biro Kesehatan mengeluarkan pemberitahuan pada Rabu lalu berdasarkan undang-undang No. 2/2004 terkait Pencegahan Dan Penanganan Penyakit Menular, mengharuskan semua mereka yang bekerja di casino menggunakan masker perlindung pernapasan ketika bekerja.

Semua Pekerja Casino Di Macau Diperintahkan Menggunakan Masker Ketika Bekerja
Semua Pekerja Casino Di Macau Diperintahkan Menggunakan Masker Ketika Bekerja

Perintah ini bertujuan untuk mencegah potensi penyebaran dari Virus Corona Wuhan yang mematikan, yang mana telah menelan 18 jiwa dan menginfeksi lebih dari 630 orang dan menyebar hingga di China Daratan di kurang lebih 7 kota.

DICJ mengungkapkan bahwa mereka telah melakukan inspeksi terhadap sistem SAR di setiap casino untuk memastikan semuanya telah sesuai dengan standard yang ditetap regulator, menambahkan pekerja di 39 casino telah sesuai dengan perintah termasuk meningkatkan kebersihan dari fasilitas IR.

“Selama Tahun Baru China, Pengawas dari DICJ akan terus bersiaga di casino untuk mengawasi operasi di casino selama 24 jam dan akan melanjutkan peninjauan berbagai langkah pencegahan penyebaran virus yang dimiliki oleh perusahaan judi dan casino,” ungkap DICJ.

DICJ pada awal bulan ini mengeluarkan arahan untuk para operator untuk melakukan tes temperatur pada tamu dan staff di pintu masuk casino dan berjanji untuk membantu mereka dalam membeli peralatan deteksi temperatur tambahan dengan tujuan memperkuat pencegahan dan langkah untuk mengendailkan virus Wuhan.